NABAWI TV – Suasana religius menyelimuti Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat subuh, 19 Desember 2025. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Ruangan Balairung di gedung pemerintahan tersebut difungsikan sebagai pusat majelis ilmu dalam agenda Pengajian Rutin Dua Bulanan Pemprov DKI Jakarta.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ini diawali dengan shalat Subuh berjamaah, zikir, dan pembacaan Maulid Nabi Muhammad ﷺ. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan kitab An-Nashaih Ad-Diniyah oleh KH. Mahfudz Asirun serta ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Munawir Aseli.

Sinergi Tanpa Sekat
Ketua DPW Rabithah Alawiyah DKI Jakarta, Habib Abdullah Shahab, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya majelis ini. Beliau mencatat kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari Ketua Umum FUHAB Jakarta KH. Lutfi Zawawi, para pimpinan Ormas Islam, hingga jajaran lengkap Pemprov DKI seperti Sekda, para Wali Kota, dan seluruh perangkat daerah.
—Alhamdulillah, kita duduk bersama mendengarkan nasihat agama. Ini adalah bentuk keharmonisan antara ulama dan umara untuk satu tujuan: keamanan dan kenyamanan DKI Jakarta.
Menjaga Denyut Nadi Ibu Kota
Penggunaan Balairung untuk kegiatan keagamaan ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Hal ini menyimbolkan bahwa pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga pembangunan spiritual.
Sinergi yang terjalin erat antara pemerintah, ulama, dan habaib ini diharapkan menjadi keberkahan bagi kota Jakarta dan menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. Dengan istiqamah dan kebersamaan, Jakarta diharapkan senantiasa dalam lindungan Allah SWT, aman, dan kondusif.
Wallahu a’lam bishawab.

