#16 Status WA Habib Muhsin: Allah Mencintai Pemilik Cita-Cita Tinggi, Jangan Berpuas Diri!

Membangun himmah 'aliyah dan menjauhi perkara sia-sia.

Nabawi TV
1 Menit Bacaan

NABAWI TV – Islam mengajarkan umatnya untuk tidak menjadi pribadi yang kerdil. Kualitas seorang hamba seringkali diukur dari sejauh mana visi dan ambisinya dalam mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Habib Muhsin Idrus Alhamid memberikan nasihat berharga tentang standar pola pikir seorang mukmin:

“Allah senang terhadap manusia yang memiliki cita-cita tinggi dan pemikiran yang benar. Allah tidak menyukai pemikiran yang rendah dan sia-sia.

Karena itu, mintalah tempat terdekat di sisi Allah, yang paling terhormat di sisi-Nya. Jadikan kedekatan dengan Allah sebagai cita-cita hidup kita.”

Himmah ‘Aliyah (Cita-Cita Luhur)

Pesan ini menegaskan pentingnya memiliki himmah ‘aliyah (tekad yang tinggi). Pemikiran yang “rendah” adalah mentalitas yang hanya sibuk dengan urusan duniawi yang remeh dan melupakan tujuan abadi. Sebaliknya, mukmin sejati menjadikan kedudukan di sisi Allah sebagai puncak ambisi tertinggi mereka.

Hal ini selaras dengan sabda Rasulullah ﷺ:

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ مَعَالِيَ الأُمُورِ وَ أَشْرَافَهَا وَيَكْرَهُ سَفْسَافَهَا

“Sesungguhnya Allah mencintai perkara-perkara yang tinggi dan mulia, serta membenci perkara-perkara yang remeh (hina).” —HR. Ath-Thabrani

Wallahu a’lam bishawab.

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar