NABAWI TV – Panggilan hati untuk menegakkan keadilan tak pernah surut. Tim Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Rabithah Alawiyah kembali hadir di garis depan, mengawal jalannya proses hukum atas kasus tragis pembunuhan seorang notaris di Bogor yang jenazahnya ditemukan di Sungai Citarum beberapa waktu lalu.
Bertempat di Pengadilan Negeri Cikarang, sidang lanjutan kasus ini digelar pada hari ini, Rabu (3/12). Perwakilan LKBH Rabithah Alawiyah, Sehan Alatas bersama Alwi Alatas, tampak hadir langsung di lokasi. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar hukum untuk memastikan keluarga korban mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.
Kesaksian Sang Anak Menggugah Ruang Sidang
Agenda utama persidangan kali ini adalah mendengarkan keterangan saksi. Suasana haru tak terelakkan ketika putra almarhumah, Muhammad Reza Al Idrus, hadir untuk memberikan kesaksian.
Sebagai anak korban, Reza memberikan keterangan rinci di hadapan majelis hakim terkait peristiwa yang merenggut nyawa ibundanya. Keterangan ini menjadi poin krusial untuk memberatkan para terdakwa.
Dalam persidangan tersebut, terungkap kembali peran para pelaku dalam kasus ini:
- Terdakwa: Saudara Anda dan Saudara Warno.
- Peran: Diketahui terdakwa Warno dan Anda berbagi peran sehingga terjadinya pembunuhan berencana yang sangat tidak manusiawi.

Agenda Pekan Depan
Alhamdulillah, sidang hari ini berjalan dengan lancar. Namun, perjuangan belum usai. Proses hukum akan berlanjut pada minggu depan dengan hari yang sama.
“Insya Allah agenda minggu depan masih keterangan saksi. Kemungkinan pihak kepolisian atau pihak yg menemukan jenazah,” ujar Sehan Alatas dalam laporannya usai persidangan.
LKBH Rabithah Alawiyah berkomitmen untuk terus memantau setiap tahapan persidangan ini hingga tuntas. Semoga kebenaran segera terungkap sempurna dan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai syariat dan hukum yang berlaku.
Wallahu a’lam bishawab.

