NABAWI TV – Bayangkan kondisi di mana listrik mati total, air bersih tak ada, dan perut belum terisi nasi selama tiga hari berturut-turut. Itulah kenyataan pahit yang dihadapi saudara-saudara kita di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, pasca diterjang banjir bandang dahsyat.
Dalam sebuah laporan video eksklusif tertanggal 2 Desember 2025, tim relawan dari Rabithah Alawiyah DPC Lhokseumawe – Aceh Utara berhasil menembus lokasi bencana yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Kondisi Lapangan yang “Belum Terjamah”
Video tersebut memperlihatkan suasana malam yang mencekam. Jalanan rusak parah, mobil-mobil terseret arus hingga terbalik, dan puing-puing rumah berserakan. Perwakilan Rabithah Alawiyah melaporkan bahwa sepanjang perjalanan dari Kota Lhokseumawe melewati Langsa hingga tiba di Kuala Simpang, pemandangannya sungguh menyayat hati.
Banyak warga terpaksa tidur beralaskan aspal basah di pinggir jalan. Mereka bukan hanya kelaparan, tapi juga kehausan ekstrem karena ketiadaan air bersih.
“Mereka di sini belum terjamah sama sekali. Mereka kelaparan, bensin tidak ada, listrik mati, dan air minum tidak ada. Sepanjang jalan kami dimintai air minum, apalagi beras.” — Perwakilan Tim Rabithah Alawiyah di Lokasi.
Tangis Haru Warga
Momen paling emosional terekam saat tim membagikan sembako. Seorang warga sepuh mewakili masyarakat setempat tak kuasa menahan haru. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan bahwa bantuan dari Rabithah Alawiyah adalah yang pertama kali mereka terima.
“Jujur Pak, kami memang sama sekali belum ada bantuan apapun dari pemerintah atau pihak manapun. Bahkan obat-obatan pun tidak ada. Kami sudah tiga malam nggak makan.” — Warga Korban Banjir Aceh Tamiang.
Kondisi di lapangan ternyata jauh lebih parah dari berita yang beredar di media sosial. Bantuan yang dibawa, yang merupakan amanah dari para donatur, disambut dengan senyum bahagia bercampur air mata oleh para korban.
Panggilan Kemanusiaan
Melihat kondisi yang sangat mendesak ini, Rabithah Alawiyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu meringankan beban saudara kita. Bencana ini tidak hanya melanda Aceh, tetapi juga berdampak ke wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Bagi Sahabat Nabawi yang ingin menyalurkan bantuan, Rabithah Alawiyah membuka pintu donasi resmi melalui:
- BSI (Bank Syariah Indonesia): 7252829959 a.n DPC RA Lhokseumawe Aceh Utara.
- Bank Mandiri: 1050012134304 a.n Ahmad Bagir (DPC RA Medan).

Semoga sedikit harta yang kita sisihkan menjadi wasilah datangnya pertolongan Allah dan menjadi pelipur lara bagi mereka yang kini tengah bertahan hidup di tengah reruntuhan.
Wallahu a’lam bishawab.

