Formula Sukses Abadi: 4 Syarat Wajib Menjadi Salik Sejati

Habib Taufiq Assegaf jelaskan 4 syarat mutlak bagi penuntut ilmu (salik) yang ingin ilmu dan ibadahnya diterima, serta 4 pilar Hadits Imam Syibli sebagai pedoman hidup.

Nabawi TV
4 Menit Bacaan

NABAWI TV – Dalam peringatan Haul Imamain (Al-Habib Abdul Qadir dan Al-Habib Abdullah bin Abdul Qadir Al-Faqih) di Malang 2024, Al-Habib Taufiq Assegaf menyampaikan kajian mendalam tentang esensi kehidupan seorang mukmin: ilmu dan ibadah [01:40].

Habib Taufiq menegaskan bahwa tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah (mā khalaqtul jinna wal insa illā liya’budūn) dan mencari ilmu yang dapat mengenalkan kita kepada Allah ﷻ [02:08]. Namun, beliau mengingatkan, ibadah tanpa ilmu tidaklah bernilai [02:49].

Agar seorang murid (salik) dapat menghasilkan ilmu yang bermanfaat dan menemukan guru pembimbing (murabbi) yang benar, Habib Taufiq menjabarkan empat syarat mutlak yang harus dipenuhi.

4 Syarat Wajib Menjadi Salik Sejati

Untuk menjadi murid yang sukses, yang ilmunya bermanfaat, seseorang harus mempersiapkan diri dengan empat hal:

  1. Memiliki Akidah yang Benar (Ahlussunah Wal Jamaah) Akidah yang benar hanyalah Ahlussunah Wal Jamaah, yang bebas dari bid’ah. Tanpa akidah yang lurus, ilmu yang didapat berpotensi menyesatkan [07:07, 07:24].
  2. Taubatun Nasuh Tobat yang benar-benar ikhlas dan bersungguh-sungguh, dengan tekad tidak mengulangi kesalahan. Taubat ini adalah persiapan bagi hati agar siap dibimbing dan ditarbiyah oleh Murabbi [08:02].
  3. Istirda’ul Khusum Menyelesaikan dan membereskan seluruh hak dan kewajiban kepada sesama manusia. Ini termasuk hutang, harta waris, harta anak yatim, atau kesalahan dengan tetangga/mitra kerja. Hutang dan hak manusia tidak akan dimaafkan tanpa penyelesaian di dunia [09:14, 09:30].
  4. Tahsil Ilmu Syariah Harus mendapatkan ilmu syariah dasar (fardhu ‘ain) agar ibadah wajibnya sah dan diterima (makbul). Selain itu, penting juga menuntut Ulumul Akhirah (ilmu tentang akhirat) untuk keselamatan dari hisab yang berat dan neraka Allah ﷻ [10:49, 11:18].

Formula Sukses Abadi (4 Pilar Hadits Imam Syibli)

Habib Taufiq Assegaf kemudian menukil kisah Imam Syibli (w. 334 H), seorang ulama besar yang setelah mempelajari 4.000 hadits, beliau hanya mengamalkan satu hadits saja karena meyakini hadits itu cukup untuk keselamatan dunia dan akhirat [14:43, 15:23].

Hadits tunggal yang menjadi pedoman hidup tersebut berisi empat pilar logis:

  1. Bekerjalah untuk duniamu: Seukuran waktu tinggalmu di atas dunia (waktu yang terbatas) [15:57].
  2. Bekerjalah untuk akhiratmu: Seukuran kekalnya kamu di sana (selama-lamanya) [16:50].
  3. Berbuatlah untuk Tuhanmu: Seukuran hajat (kebutuhan) kamu kepada-Nya (selalu membutuhkan-Nya) [17:53].
  4. Berbuatlah untuk nerakamu (bermaksiat): Seukuran kuatnya kamu disiksa oleh Allah ﷻ (kita tidak kuat menahan siksa-Nya sedikit pun) [18:49, 19:03].

Kriteria Guru Pembimbing (Murabbi) Sejati

Habib Taufiq berpesan agar umat berhati-hati dalam mencari murabbi (guru spiritual) karena tidak semua orang alim berhak menyandang gelar tersebut.

Murabbi sejati harus memiliki ciri-ciri [20:17]:

  • Tidak Cinta Dunia dan Kedudukan: Tidak memiliki ambisi kedudukan, kehormatan, atau mencari follower. Mereka tulus berjuang dan beramal karena Allah ﷻ [20:38].
  • Memiliki Sanad yang Bersambung: Mengambil ilmu dari Guru Bāṣir (guru yang mata hatinya terbuka/Wali) yang sanad keilmuan dan tarbiyahnya bersambung jelas kepada Nabi Muhammad ﷺ [21:17].
  • Nafsu yang Terlatih: Melatih hawa nafsunya dengan sedikit tidur, banyak Qiyamulail; sedikit bicara, banyak berzikir; sedikit makan, dan banyak menahan lapar demi ibadah [22:04, 22:30].

Tujuan mencari murabbi adalah untuk dibimbing dan diingatkan, bukan untuk dipuji atau diagung-agungkan [23:44].

Wallahu a’lam bishawab.

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar