Pondok Pesantren Darun’naim di Pontianak menjadi pusat berkumpulnya umat Islam, alim ulama, dan habaib dari berbagai penjuru, termasuk Singapura, Malaysia, hingga Hadramaut. Peristiwa akbar ini adalah gabungan dari perayaan Maulid Nabi Muhammad ﷺ dan Haul Almaghfurlah Al Habib Muhammad Ridho bin Yahya. Acara ini bukan hanya ritual tahunan, tetapi menjadi budaya masyarakat yang menyatukan hati, membawa berkah, dan memperkuat ukhuwah Islamiah.
Kita selalu mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan ibadah, karena yang datang adalah para ulama dan habaib. Tentunya mereka membawa berkah, rahmat, serta doa-doa untuk Kota Pontianak.
Keteladanan Guru dan Keberkahan Kota
Salah satu tokoh yang hadir, yang merupakan murid langsung dari Habib Muhammad Ridho bin Yahya, bersaksi bahwa beliau adalah guru yang mendidiknya di masa SMP (dulu Sekolah Rabitah, sekarang Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro). Kehadiran murid-murid dan para peziarah setiap tahun adalah wujud penghormatan dan pengakuan atas jasa dan keilmuan almarhum. Haul Akbar ini diharapkan dapat menjadi sebab Kota Pontianak selalu mendapat berkat dan rahmat dari Allah ﷻ.
Rangkaian Acara Penuh Khidmat
Rangkaian acara Haul dan Maulid ini berjalan sangat lancar dan khidmat. Diawali dengan pembacaan Qasidah Al-Burdah di malam hari, kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Shibul Haul (pemilik haul) pada pagi harinya. Acara inti adalah pembacaan Maulid Nabi Muhammad ﷺ yang dihadiri oleh banyak tokoh ulama dari dalam dan luar negeri.
- Dihadiri Tokoh: Acara ini didukung penuh oleh pemerintah setempat, dengan kehadiran Walikota dan Kapolresta Pontianak.
- Harapan Keluarga: Pimpinan Ponpes Darun’naim, Habib Ahmad Zaki (putra almarhum), sangat menghargai kehadiran para ulama dan berharap keberkahan haul ini terus bertambah setiap tahun.
- Doa untuk Keturunan: Para jemaah yang hadir, sebagaimana yang diungkapkan oleh perwakilan majelis dari luar kota, berharap kehadiran mereka menjadi sebab anak-anak keturunan mereka kelak menjadi anak yang berilmu dan saleh/salehah, mengambil berkah dari almarhum Habib Ridho bin Yahya.

Kesuksesan acara ini menunjukkan bahwa semangat menghidupkan tradisi keagamaan, seperti Maulid dan Haul, tetap menjadi perekat spiritual yang kuat di tengah masyarakat, menjadikan Pontianak sebagai kota yang berkah dan dirahmati oleh Allah ﷻ.

