#7 Status WA Habib Muhsin: Mengaku Berkuasa? Ini Teguran Halus dari Langit

Meruntuhkan ego manusia dengan hakikat kepemilikan Ilahi.

Nabawi TV
1 Menit Bacaan

NABAWI TV – Manusia seringkali terperdaya oleh ilusi kendali, merasa memiliki kekuatan untuk mengatur hidupnya sendiri. Padahal, hakikatnya kita hanyalah “penumpang” di alam semesta milik-Nya.

Habib Muhsin Idrus Alhamid meluruskan pandangan kita tentang siapa pemilik otoritas sejati:

“Sesungguhnya tidak ada kekuasaan bagi setiap makhluk. Semua yang ada ini milik Allah. Allah yang menetapkan semua ini sesuai dengan ketentuan, kehendak, dan ilmu-Nya.

Allah kemudian mengabarkan kepada para hamba-Nya, yaitu manusia yang mencari dan mengenal Allah. Apa yang Allah kabarkan? ‘Aku dekat dengan hamba-hamba-Ku.’

Ini ungkapan sapa dan cinta Allah yang luar biasa mulianya bagi manusia, yang menghamba kepada Allah.”

Sapaan Cinta di Balik Ketiadaan Daya

Pesan ini mengajarkan Tauhid yang murni: saat kita menyadari ketiadaan daya diri (la hawla), saat itulah kita merasakan sapaan hangat dari Sang Pemilik Kuasa. Pengakuan akan kelemahan diri justru menjadi kunci pembuka pintu kedekatan (qurb) dengan Allah. Tidak ada jabatan atau harta yang abadi, karena semua hanya titipan yang tunduk pada ilmu-Nya.

Allah SWT menegaskan kepemilikan mutlak-Nya:

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Mahasuci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” —QS. Al-Mulk: 1

Wallahu a’lam bishawab.

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar