NABAWI TV – Keraguan seringkali menjadi penghalang terbesar dalam berdoa. Padahal, Allah telah memberikan jaminan mutlak bagi siapa saja yang meminta.
Habib Muhsin Idrus Alhamid mengingatkan kita melalui sebuah perbandingan logis yang menggugah:
“Allah menjawab pertanyaan para hamba-Nya. Alangkah nikmatnya manusia saat Allah mengabarkan melalui Al-Quran betapa dekatnya Allah dengan manusia. Allah menanti permintaan manusia. Allah berjanji mengabulkan semua permintaan manusia.
Kalau setan yang terlaknat dikabulkan permintaannya hanya dengan menyebut ya Robb, lalu bagaimana manusia yang dalam doanya menyebut asma Allah dan dia bergantung hanya kepada Allah. Tidak mungkin Allah menolaknya.”
Logika Kasih Sayang
Habib Muhsin menggunakan analogi yang sangat kuat: Jika makhluk paling durhaka (Iblis) saja didengar permintaannya saat ia berseru “Ya Rabb”, mustahil Allah menolak rintihan hamba beriman yang tulus menyebut Asma-Nya. Ini adalah panggilan agar kita membuang putus asa dan membangun husnudzon penuh kepada-Nya.
Rasulullah ﷺ menegaskan pentingnya keyakinan ini:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ
“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan…” —HR. Tirmidzi
Wallahu a’lam bishawab.

